
BANTAENG, Sulsel⚡Binkari — Enam siswa Sekolah Dasar (SD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) di Desa Bonto Bulaeng, Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng, harus mendapatkan penanganan medis setelah diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi susu dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (1/4/2026) sore menjelang malam. Tak lama setelah mengonsumsi susu yang dibagikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari salah satu dapur MBG, para siswa mulai menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, keenam siswa yang terdampak masing-masing Rian (10), Riani (7), Redil (8), Reno (4), Sahrul (6), dan Karina (4). Mereka mengalami gejala seperti sakit perut hebat, muntah-muntah, hingga diare.
Melihat kondisi anak-anak yang semakin memburuk, keluarga korban segera membawa mereka ke Puskesmas Sinoa untuk mendapatkan penanganan medis intensif dari tenaga kesehatan.
Hingga Kamis (2/4/2026), seluruh korban masih menjalani perawatan. Pihak tenaga medis terus memantau kondisi mereka guna memastikan pemulihan berjalan optimal.
Sementara itu, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab pasti dugaan keracunan tersebut. Dugaan sementara mengarah pada konsumsi susu dalam program MBG, namun hal ini masih menunggu hasil investigasi lebih lanjut.
Insiden ini memicu kekhawatiran warga terhadap keamanan konsumsi dalam program MBG, khususnya terkait proses distribusi makanan dan minuman kepada anak-anak sekolah.
Warga pun mendesak agar pihak berwenang segera melakukan investigasi menyeluruh, termasuk pemeriksaan kualitas bahan pangan dan sistem distribusi, guna memastikan penyebab kejadian serta mencegah insiden serupa terulang kembali. (Bang Jul)

