Polantas Menyapa: Satlantas Polresta Manado Edukasi Warga Soal Proses Pembuatan SIM

Share

POLRESTA Manado, Binkari – Suasana di ruang pelayanan SIM Polresta Manado tampak berbeda pada Selasa (4/3/2026). Senyum ramah para petugas menyambut setiap warga yang datang mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM), menciptakan atmosfer pelayanan yang lebih humanis dan komunikatif.

Di salah satu sudut ruangan, sejumlah pemohon terlihat antusias menyimak penjelasan dari anggota Satuan Lalu Lintas yang memaparkan secara rinci alur pembuatan SIM. Interaksi hangat tersebut merupakan bagian dari program inovatif “Polantas Menyapa”, sebuah inisiatif yang digagas untuk mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Kasatlantas AKP Angelico Timotius Sulu, S.Tr.K., S.I.K
melalui petugas pelayanan Idrus yang berjaga di ruang SIM, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pelayanan administrasi, tetapi juga memberikan edukasi langsung kepada masyarakat.

Para petugas memberikan penjelasan komprehensif mengenai seluruh mekanisme penerbitan SIM, mulai dari kelengkapan persyaratan administrasi, proses pendaftaran, hingga teknis pelaksanaan ujian teori dan praktik. Selain itu, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai masa berlaku SIM serta prosedur perpanjangannya.

Program ini bertujuan memastikan setiap pemohon mendapatkan informasi yang jelas dan akurat terkait proses pengurusan SIM. Dengan pemahaman yang baik, diharapkan tidak lagi muncul kebingungan maupun kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Satuan Lalu Lintas Polresta Manado dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang lalu lintas yang transparan, mudah diakses, dan ramah masyarakat.

Melalui program “Polantas Menyapa”, jajaran Satlantas juga berupaya memperkuat hubungan komunikasi antara kepolisian dan masyarakat. Interaksi langsung dinilai mampu menciptakan kedekatan serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Sejumlah pemohon mengaku terbantu dengan adanya penjelasan langsung dari petugas. Proses yang sebelumnya dianggap rumit kini menjadi lebih mudah dipahami dan terarah.

Selain mendapatkan layanan administrasi, masyarakat juga memperoleh pengetahuan penting mengenai keselamatan berkendara serta pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.

Ke depan, kegiatan serupa akan terus digalakkan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menghadirkan pelayanan publik yang responsif, transparan, dan bersahabat bagi masyarakat.

*Sunny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *