Diduga Dipindahkan Diam-Diam, Barang Bukti Penyimpanan Solar di Tondano Watulambot Kini Kosong

Share

Minahasa, Sulawesi Utara, Binkari — Selasa 2/3/2026 Dugaan praktik penyimpanan BBM jenis solar di wilayah Tondano kembali menjadi sorotan setelah awak media menemukan sejumlah wadah penampungan yang telah dipindahkan ke lokasi baru. Temuan terbaru menunjukkan jeriken dan Drum yang sebelumnya diduga berisi solar kini berada tak jauh dari lokasi lama dalam kondisi kosong.

Perpindahan tersebut memunculkan dugaan adanya upaya menghilangkan jejak sebelum dilakukan pemeriksaan resmi. Berdasarkan pantauan di lapangan, lokasi baru berada tidak jauh dari titik sebelumnya yang sempat menjadi perhatian masyarakat.

“Waktu pertama masih ada isinya. Sekarang sudah kosong dan dipindah,” ujar seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Sejumlah sumber di lapangan juga mengaitkan barang-barang tersebut dengan seorang pengusaha bernama Billy Wuner. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum yang mengonfirmasi keterlibatan pihak mana pun maupun status hukum temuan tersebut.

Pemindahan wadah dalam kondisi kosong itu menimbulkan pertanyaan publik: apakah isi BBM telah dipindahkan ke lokasi lain? Apakah telah dilakukan pemeriksaan oleh aparat sebelum perpindahan terjadi? Hingga kini, belum ada penjelasan resmi.

Solar subsidi merupakan komoditas yang distribusinya diawasi ketat oleh pemerintah. Apabila terbukti terjadi penyimpanan atau pemindahan di luar mekanisme resmi, hal tersebut dapat berimplikasi hukum sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Warga berharap aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan menyeluruh guna memastikan apakah benar terjadi pelanggaran atau dugaan penghilangan barang bukti.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih dalam tahap dimintai konfirmasi. Prinsip praduga tak bersalah tetap dikedepankan sampai adanya hasil penyelidikan dan pernyataan resmi dari aparat berwenang. (⭐️)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *