Anggota DPRD Gowa Tekankan Penguatan Nilai Agama dalam Kehidupan Sosial Masyarakat Jenebatu

Share

GOWA, Binkari – Anggota DPRD Kabupaten Gowa Fraksi Golkar Dapil 4, Ajim Zulfikar Natsir, menghadiri dan membawakan ceramah takziah di rumah salah satu warga di Kelurahan Jenebatu, RK Bontosunggu, Kabupaten Gowa. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai agama sebagai fondasi utama dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan berkeadaban.

Kehadiran Ajim yang juga menjabat sebagai Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Gowa dan Ketua SOKSI Gowa ini disambut hangat oleh keluarga almarhum dan masyarakat sekitar. Kegiatan takziah tersebut tidak hanya menjadi momen doa bersama bagi keluarga yang berduka, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi antara wakil rakyat dan konstituennya.

Dalam tausiyahnya, Ajim menyampaikan bahwa agama tidak semata-mata berbicara tentang hubungan vertikal antara manusia dan Tuhan, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang sangat kuat. Menurutnya, ajaran agama mengatur bagaimana manusia harus bersikap terhadap sesama, menjaga etika dalam pergaulan, serta membangun solidaritas dan kepedulian sosial.

“Agama bukan hanya soal ibadah personal, tetapi juga membentuk karakter sosial kita. Nilai-nilai agama mengajarkan kita untuk saling menghormati, saling membantu, dan menjaga persatuan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya di hadapan jamaah takziah.

Ia menambahkan, dalam dinamika kehidupan modern yang penuh tantangan, masyarakat membutuhkan pegangan moral yang kuat agar tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif. Penguatan nilai agama, kata dia, dapat menjadi benteng dalam menjaga ketahanan moral dan sosial masyarakat.

Ajim juga mengingatkan bahwa kehidupan dunia bersifat sementara. Tidak ada kepemilikan yang abadi, baik harta, jabatan, maupun kekuasaan. Oleh karena itu, setiap individu hendaknya memanfaatkan waktu dan kesempatan yang ada untuk berbuat kebaikan serta memperbanyak amal saleh.

“Tidak ada yang kita miliki secara abadi di dunia ini. Semua hanya titipan. Maka, yang paling penting adalah bagaimana kita menggunakan titipan itu untuk memberi manfaat bagi orang lain dan menjadi bekal di akhirat,” tuturnya.

Menurutnya, kesadaran akan kefanaan dunia seharusnya mendorong setiap orang untuk memperkuat kepedulian terhadap sesama, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan partisipasi dalam kegiatan keagamaan maupun sosial di lingkungan masing-masing.

Kegiatan takziah tersebut juga menjadi momentum mempererat hubungan antara DPRD dan masyarakat di daerah pemilihan IV Gowa. Ajim menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam agenda formal pemerintahan, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan keagamaan.

“Sebagai wakil rakyat, kami tidak hanya memiliki tanggung jawab legislasi dan pengawasan, tetapi juga tanggung jawab moral untuk terus membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat,” katanya.

Masyarakat setempat menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan tausiyah yang disampaikan. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap warga, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sosial.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat kebersamaan dan solidaritas sosial di Kelurahan Jenebatu semakin kokoh, sejalan dengan nilai-nilai agama yang menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.

Penulis:Rahim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *