SANGIHE⚡Binkari — Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan menyelimuti wilayah Kampung Petta, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, saat ratusan warga mengikuti kegiatan Pawai Obor dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, pada Sabtu malam (14/02/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 19.25 WITA ini diinisiasi oleh Karang Taruna serta remaja Kampung Petta Barat, bekerja sama dengan remaja Masjid Akbar Al-Jihad Petta, dengan pendampingan Pemerintah Kampung Petta Barat.
Pawai obor tersebut menjadi simbol syiar Islam sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga menjelang datangnya bulan penuh berkah.

Sekitar kurang lebih 150 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, tampak antusias mengikuti pawai sambil membawa obor yang menyala dan menerangi sepanjang rute perjalanan.
Rute pawai dimulai dari depan Musholah Alhuda melintasi Kampung Petta Timur, kemudian menuju Kampung Petta, hingga finish di Masjid Al-Jihad Petta.
Barisan obor yang tersusun rapi menciptakan suasana religius yang begitu kental dan menjadi simbol semangat masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

Pembina Karang Taruna Petta Barat, Siti Sjarah Gabriel, S.Pd., yang selaku penanggung jawab kegiatan saat ditemui Media Binkari di lokasi kegiatan menyampaikan bahwa pawai obor merupakan tradisi tahunan yang terus dipertahankan oleh masyarakat.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi seremonial, namun juga membawa makna besar bagi kehidupan sosial.
“Pawai obor ini merupakan tradisi tahunan yang terus dijaga sebagai saran memperkuat kebersamaan dan menumbuhkan nilai – nilai spiritual menjelang Ramadhan,” ungkap Siti.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi momen penting untuk mempererat persaudaraan serta meningkatkan iman warga dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan.
“Kegiatan ini bukan sekedar tradisi, tetapi juga momentum untuk mempererat persaudaraan dan meningkatkan keimanan warga dalam menyongsong bulan suci,” Tambahnya.
Selanjutnya, Siti juga menegaskan bahwa Pawai Obor tersebut menjadi bukti yang kuat, serta tradisi keagamaan harus dijaga hubungan antar warga serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapitalaung Kampung Petta Barat, Babin Kamtibmas, Babinsa, Ketua Karang Taruna dan remaja Masjid AlJihad Petta serta tokoh masyarakat.
Josua
